Buat kamu atau pasangan muda yang sedang mencari rumah untuk dihuni tentunya akan dihadapi kebingungan dalam memilih pembiayaan untuk rumah impian, kecuali bagi mereka yang punya uang banyak dan membeli rumah dengan cara cash tak perlu bingung dengan cara pembayaran, lantas bagaimana dengan kamu yang punya budget pas-pasan namun ingin sekali memiliki rumah.

Seperti kita ketahui bahwa hunian merupakan kebutuhan dasar setiap manusia, rumah merupakan hunian yang wajib dimiliki tapi sayangnya harga rumah setiap tahun terus naik dan membuat harganya makin tak terjangkau, bagi kamu yang ingin memiliki rumah namun belum cukup dananya bisa memilih cicilan baik itu cicil menggunakan bank (KPR) atau cicil langsung ke developer atau pemilik rumah.

Sebelum kamu memutuskan mau menggunakan cara yang mana, ada baiknya kamu harus tau perbedaan, kelebihan dan kekurangan dari 2 jenis pembiayaan tersebut, yuk kita uraikan satu persatu.

DP (Down Payment / Uang Muka)

Untuk sistem KPR bank, DP bisa sekecil mungkin tergantung dari usia, penghasilan dan harga rumah, namun aturan DP terkecil dari bank Indonesia adalah 10% (bagi pembeli rumah pertama) sementara untuk DP nol persen atau dibawah 10% biasanya hanya promo-promo dari developer, ada beberapa aspek yang harus terpenuhi untuk mendapatkan promo DP nol persen ini

Sementara untuk Cicil Developer, DP biasanya sangat besar dan bisa sampai setengah harga rumah, paling murah DP untuk cicil developer adalah 30-40% dengan tenor pinjaman tidak lebih dari 5 thn. kalaupun ada developer yang memberikan promo DP murah bahkan tanpa DP biasanya tenornya paling lama 2-3 tahun dengan cicilan yang tentunya memberatkan

Cicilan

Untuk KPR bank cicilan mengikuti suku bunga, cicilan bisa naik turun sampai lunas, adapun cicilan flat hanya promo di 1 atau 2 tahun pertama untuk menarik minat pembeli dan tahun ke 3 dan seterusnya cicilan floating sampai lunas

Kelebihan cicil developer adalah cicilan flat sampai lunas namun semakin lama tenor yang diinginkan maka harga juga tentunya semakin mahal, misalnya harga rumah Cash 300juta tidak akan sama dengan harga jika ingin dicicil selama 1 tahun atau 5 tahun. Cicilan developer biasanya kita jumpai dalam penjualan apartemen dan biasa kita kenal dengan cash bertahap (tanpa bunga)

Tenor

Kelebihan KPR bank adalah Lama cicilan bisa sampai 20tahun (tergantung usia) semakin muda usia pemohon maka semakin lama tenor bisa diajukan, jenis cicilan ini cocok bagi mereka yang berpenghasilan rendah

Untuk Cicil developer biasanya maksimal 5 tahun atau 60bln dan tidak dipengaruhi oleh usia konsumen

Bunga

Dalam skema KPR bank, bunga yang dibebankan kepada konsumen sangat besar baik flat maupun floating, kecenderungan bunga terus naik tiap tahun, dan jika dihitung-hitung jumlah bunga sampai lunas bisa sebesar harga rumah itu sendiri.

Untuk sistem cicil developer memang tidak dikenankan bunga (khusus tenor pendek atau tidak sampai setahun tergantung kebijakan developer) namuan harga yang dibebankan ke konsumen dipengaruhi oleh lama kredit yang diinginkan.

Jaminan

Untuk Sistem KPR bank, rumah yang dibeli secara indent terjamin akan benar terbangun karena developer punya tanggung jawab kepada pemberi pembiayaan yaitu Bank

Beda dengan pembelian rumah indent dengan cara bayar cicil developer, developer bisa saja mangkir dan tidak membangun rumah tersebut karena secara legalitas dan tanggung jawab developer tidak diawasi oleh pihak ketiga, dan hanya memiliki beban personal ke konsumen, makanya tidak sedikit kita jumpai developer nakal dengan mengatas namakan cicil developer tanpa ribet berurusan dengan bank, konsumen harusnya lebih hati-hati dalam membeli rumah langsung cicil developer, namun banyak juga developer yang berhasil membangun dengan cara ini.

Lama terbangun / Indent

Untuk KPR indent bank tipe rumah kecil maksimal bisa diselesaikan dalam 6 bulan bahkan bisa lebih cepat dari itu, sementara untuk tipe besar paling lama 2 tahun tergantung banyak tidaknya rumah yang akan dibangun.

Sementara lama terbangunnya rumah yang dibeli dengan sistem cicil developer adalah lebih lama mengikuti lama cicilan, konsumen yang membeli cash akan lebih dulu mendapatkan rumahnya dibanding dengan konsumen yang membeli secara kredit. Ini karena developer membangun rumah menggunakan dana dari konsuman dan tidak ada suntikan dana dari pihak ketiga kecuali kalau memang developernya punya modal besar.

Nah itu dia beragam karakter dari 2 cara pembayaran dalam pembelian rumah, semoga bisa banyak membantu dalam menentukan keputusan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan hubungi agent Pranasindo property untuk mendapatkan konsultasi secara gratis

(ditulis oleh : Reno Syafruddin)